Webinar C-Level

Tertarik Menjadi C-Level, Apa Yang Harus Disiapkan ?

Yogyakarta, dndsandyra.com – Untuk menjalankan suatu perusahaan tentunya sangat dibutuhkan pengaturan dalam bentuk struktur organisasi, dari level terendah sampai dengan level tertinggi akan memiliki tugas dengan peran dan tanggung jawab.

Jabatan level tertinggi dalam sebuah perusahaan biasanya dikenal sebagai C-Level, seperti Chief Executive Officer (CEO), Chief Techonology Officer (CTO), Chief Marketing Officer (CMO), Chief Financial Officer (CFO), Chief Operating Officer (COO) dan Chief Compliance Officer (CCO).

Sebelum dapat berperan menjadi C-Level, maka sangat dibutuhkan talenta dan pengalaman yang tidak sedikit, selain itu juga harus memahami fungsi kepemimpinan dalam sebuah organisasi.

Setiap orang sebenarnya memiliki bakat kepemimpinan. Tetapi, kesuksesan dalam mengembangkan dan mempraktekan bakat tersebut juga tergantung kepada pribadi masing-masing.

Untuk berbagi pengalaman mengenai C-Level, pada hari Jumat (17/09/21) TIM eCampuz mengadakan webinar dengan tajuk “Menjadi C Level Tidak Se Instant itu Kawan” dengan pemateri Nanang Ruswianto, S.T, M.Kom, yang juga seorang COO dari PT. Solusi Kampus Indonesia.

Acara webinar dilakukan melalui Zoom dan ditayangkan dalam channel Youtube eCampuz Official. Acara webinar diawali dengan penjelasan mengenai apa itu C-Level, peran dan tanggung jawab C-Level, serta sharing session.

Dalam pemaparannya Nanang menyampaikan bahwa “Kemampuan setiap orang untuk mencapai C-Level akan beda-beda, tergantung dari seberapa berat tantangan yang dihadapi. Semakin sulit tantangannya, maka waktu yang dibutuhkan juga tidak singkat. Selain itu juga tergantung dari target dari masing-masing personal.”

Tanggung jawab seorang C-Level sangat tinggi, bukan sekedar melakukan koordinasi atau mengatur saja, tetapi harus mampu memposisikan diri menjadi seorang leader, tidak hanya mengasah hardskill tapi juga softskill.

“Saran untuk temen-temen mahasiswa, apalagi jika nantinya ingin menjadi C-Level. Jangan hanya fokus pada softskill dan hardskill saja, tetapi juga harus mampu mengenali bakat, potensi serta mampu meyakinkan diri sendiri.” ujar Nanang.

Source : dndsandyra.com
Editor : DnD

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.