ilustrasi content writer © (Photo by George Milton on pexels.com)

Suka Menulis? Yuk Kenali Prospek Karir Sebagai Content Writer

Yogyakarta, dndsandyra.com – Bagi yang suka menulis mungkin tidak asing dengan istilah content writer, apalagi di era digital seperti saat ini, informasi menjadi suatu kebutuhan bagi setiap orang maupun perusahaan.

Berdasarkan kebutuhan tersebut, menjadi content writer merupakan peluang karir yang menjanjikan. Karena saat ini semua perusahaan akan terkait erat dengan penulisan konten.

Sebelum mengenal peluang karir sebagai content writer, peranan dan tanggun jawabnya terlebih dahulu.

Apa itu Content Writer ?

Content writer adalah seorang konten profesional yang membuat artikel yang bersifat informatif, edukatif atau bersifat ajakan kepada para pembacanya melalui portal berita atau web.

Terus, apa saja peranan content writer ?

  1. Membangun brand awareness
    Membuat konten yang bermanfaat akan membuat pembaca membicarakan konten sekaligus brand dan menyebarkan dengan suka rela.
  2. Meningkatkan engagement
    Membuat konten yang fokus pada solusi pembaca dan mampu meningkatkan interaksi antara brand dan pembaca, sehingga dapat membangun kepercayaan pembaca yang akhirnya akan menaikkan brand tersebut.

Tanggung Jawab dan Tugas Content Writer

Secara umum, ada beberapa tanggung jawab dan tugas seorang content writer. Berikut penjelasannya.

  1. Membuat, mengelola dan mendistribusikan kebutuhan konten
    Di samping menulis artikel, seorang content writer memiliki tanggung jawab untuk mengelola dan mendistribusikan artikel yang ditulisnya ke website atau media sosial.
  2. Melakukan riset dan praktik SEO untuk kualitas konten
    Jika tertarik mendalami profesi content writer, riset merupakan hal wajib yang harus dilakukan, baik riset kata kunci (keyword) maupun riset mengenai artikel yang akan dibuat.
    Dari riset baik berbagai artikel serupa dari kompetitor maupun tren saat ini termasuk di media sosial, seorang content writer harus mencari sudut pandang lain dari artikel yang akan ditulis, terutama dengan artikel yang dimiliki oleh kompetitor lain.
    Selain keyword yang digunakan, artikel yang mengandung plagiasi akan mempengaruhi hasil penilaian dan rating dari Google.
    Jadi selain banyak melakukan riset terhadap konten, jika ingin menjadi content writer sebaiknya mengenal dan memperdalam Search engine optimization (SEO).
  3. Membantu divisi lain dalam editorial dan pembuatan konten kreatif
    Dalam hal ini, seorang content writer harus menguasai teknik editorial seperti struktur dan bahasa.
    Di samping menyunting teks editorial, kemampuan seorang content writer lain yang sangat dibutuhkan seperti kreatifitas, pemilihan topik yang dapat menarik pembaca, bisa mengumpulkan data pendukung yang berhubungan dengan topik artikel, serta memastikan kembali apakah tulisannya sudah memenuhi standar SEO.
    Sehingga nantinya sebelum artikel dipublikasikan maka artikel tersebut sudah sistematis dan logis, aktual dan faktual, argumentatif.

Selain itu, beban content writer pada saat menulis artikel di media online dan offline juga berbeda.

Ketika menulis di media online, seorang content writer dibebani tanggung jawab untuk menulis artikel dengan panjang artikel antara 500-700 kata dengan deadline yang ketat karena harus terbit secara realtime. Biasanya target artikel lebih banyak dibandingkan dengan media offline, bisa harian dan mingguan.

Sedangkan untuk media offline, seorang content writer dibebani tanggung jawab untuk menulis artikel lebih panjang dari yang ditulis di media online atau lebih dari 700 kata per artikel dengan pembahasan yang lebih mendalam, tetapi jadwal terbit biasanya lebih longgar dari media online dengan rentang waktu biasanya 2 atau 4 minggu sekali. Untuk target kontennya sendiri, relatif lebih sedikit jika dibandingkan dengan media online yang disesuaikan dengan tematik konten yang dibahas setiap 2 atau 4 minggunya.

Peluang Karir Content Writer

  1. Copywriter
    Copywriter bertujuan untuk memberikan informasi yang bersifat persuasif atau mempengaruhi dan meyakinkan pembacanya.
    Artikel yang ditulis copywriter cenderung pendek, karena lebih ke arah komersil seperti menaikkan penjualan, sign up, download, atau ajakan membeli suatu produk yang disampaikan melalui media komunikasi komersial, contohnya iklan yang berada di media sosial seperti timeline di instagram.
    Tidak hanya itu, copywriter juga bisa menulis aset perusahaan seperti ads, campaign, landing pages, atau email blast.
  2. SEO Content Writer
    Tujuan dari penggunaan SEO adalah menaikkan brand pada mesin pencarian, sehingga seorang penulis yang memiliki fokus pada SEO harus mengerti kata kunci yang dapat mengoptimalkan artikel yang ditulis.
    Selain harus mengerti berbagai teknik penulisan SEO, seorang SEO content writer juga bertanggung jawab terhadap pengelolaan tag, meta, URL yang dapat meningkatkan peringkat artikel.
  3. Technical Writer
    Menjadi technical writer berarti harus benar-benar memahami topik apa yang akan ditulis.
    Seorang technical writer harus bisa mengkomunikasikan bahasan informasi yang rumit dan kompleks menjadi informasi yang lebih mudah dipahami oleh pengguna.
  4. Freelance Writer
    Saat ini banyak industri yang menawarkan dan membutuhkan freelance writer (penulis lepas) untuk membantu penulisan artikel mengenai perusahaan atau produk yang ditawarkan.
    Jika tertarik menjadi freelance writer sebaiknya mengasah keterampilan riset dengan baik, karena topik yang akan ditulis sangat beragam.
  5. UX Writer
    UX witer merupakan seorang yang menulis untuk mempermudah pengalaman atau user experience pengguna dalam menggunakan produk, misalnya user guide dari sebuah aplikasi.
    Jika tertarik menjadi seorang UX writer, berarti harus bisa memposisikan memposisikan diri sebagai pengguna dan memikirkan bagaimana penyampaian instruksi yang mudah dipahami dan membuat nyaman pengguna.
  6. Blogger
    Blogger merupakan seseorang yang melakukan penulisan artikel secara mandiri menggunakan berbagai platform blog, misalnya blogger, wordpress, atau yang lainnya.
    Banyak hal yang perlu diperhatikan jika tertarik mendalami profesi blogger, karena harus melakukan riset, penulisan, pengelolaan konten secara mandiri. Dari penentuan tema yang menarik minat pembaca sampai memastikan update secara berkala yang harus dilakukan.
    Seorang blogger juga harus memahami berbagai teknik SEO untuk menaikkan rating blog yang dimiliki dan mendapat penghasilan dari iklan atau artikel yang ditayangkan.

Nah itulah beberapa peluang karir content writer, seiring dengan perkembangan dan pergeseran nilai informasi tentunya masih banyak bagi content writer.

Source : dndsandyra.com
Editor : DnD

Leave a Reply

Your email address will not be published.