Sidoarjo, dndsandyra.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Terpadu (KKN-T) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) berhasil menggelar pelatihan dan pendampingan penguatan branding bagi UMKM di Desa Kepatihan, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo.
Kegiatan ini melibatkan dua UMKM desa setempat, yaitu Bandeng Presto Mbak Lala pada Sabtu (2/8/2025) dan Tahu Pak Munir pada Senin (25/8/2025).
Pendampingan fokus pada pembuatan banner promosi dan kartu nama bisnis sebagai identitas visual sekaligus media pemasaran. Ketua tim KKN-T, Bryan, menjelaskan bahwa branding adalah strategi penting agar UMKM bisa bersaing di pasar modern.
“Branding bukan hanya soal logo dan warna, tetapi bagaimana konsumen melihat, mengingat, dan mempercayai produk. Banner, logo, dan kartu nama adalah jembatan komunikasi visual dengan konsumen,” ujarnya.
Pak Munir, pemilik usaha tahu, selama ini memasarkan produknya tanpa banner atau logo. Melalui pendampingan KKN-T, mahasiswa membantu merancang desain banner yang informatif dan logo usaha yang sederhana namun profesional.
“Saya jadi paham pentingnya citra produk agar lebih dikenal konsumen. Dengan banner dan kartu nama, usaha saya kini lebih mudah ditemukan,” kata Pak Munir.
Sementara itu, Mbak Lala, pemilik Bandeng Presto, selama ini mengandalkan promosi dari mulut ke mulut. Pendampingan KKN-T membuka wawasannya tentang pentingnya strategi branding yang efektif.
“Sekarang saya sadar kemasan dan promosi visual bisa membuka peluang pasar yang lebih luas, termasuk lewat media sosial. Banner dan kartu nama baru membuat saya lebih percaya diri memasarkan produk,” ujar Mbak Lala.
KKN-T UMSIDA menegaskan bahwa literasi digital dan branding adalah bekal penting bagi UMKM untuk bertahan dan berkembang. Pelatihan ini merupakan langkah awal, dan pendampingan lanjutan dibutuhkan agar UMKM dapat memaksimalkan strategi pemasaran digital.
Salah satu mahasiswa peserta KKN, Andhika Ayu Luthfiyani, berharap kegiatan ini memberikan dampak jangka panjang.
“Dengan branding yang lebih kuat, UMKM Desa Kepatihan bisa naik kelas dan berkontribusi lebih besar pada perekonomian lokal,” harap Ayu.
Kegiatan KKN-T UMSIDA ini diharapkan menjadi momentum transformasi UMKM Desa Kepatihan menuju standar branding yang lebih profesional. Identitas visual berupa logo, banner, dan kartu nama tidak hanya memperkuat citra produk, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang untuk kesuksesan UMKM di era digital.
Source: dndsandyra.com
Kontributor: Andhika Ayu Luthfiyani
Editor: Haya Azzura Rassya


