Kegiatan Relawan Mengajar Komunitas Lentera UNPAR

FKIP UNPAR Gelar Program LENTERA, Bantu 50 Anak Tahura Djuanda Kuasai Numerasi Dasar

Bandung, dndsandyra.com – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) menunjukkan komitmen kuat dalam memperluas akses pendidikan. Melalui Komunitas Mengajar LENTERA UNPAR, dosen dan mahasiswa bekerja sama membantu 50 anak di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Ir. H. Djuanda, Bandung.

Program ini berjalan selama enam bulan, dari April hingga September 2025. Fokus utamanya adalah meningkatkan kemampuan berhitung dasar anak-anak. Para relawan tidak hanya mengajar, tetapi juga memberikan latihan pemecahan masalah. Tujuannya melatih anak berpikir kritis, keterampilan penting di zaman sekarang.

Tahura Ir. H. Djuanda membentang dari Dago Pakar sampai Maribaya. Kawasan ini tidak hanya hijau dan indah, tetapi juga menjadi rumah bagi banyak keluarga. Letaknya yang berbukit dan jauh dari kota membuat akses pendidikan menjadi sulit. Banyak anak kesulitan mendapatkan bimbingan belajar.

Baca Juga :   Tim PkM UMBY Kenalkan Virtual Reality Therapy untuk Layanan Bimbingan Konseling di SMP Negeri 2 Godean

“Program LENTERA UNPAR sangat dibutuhkan masyarakat di sini,” kata Murni, Ketua Pelaksana kegiatan.

“Ini adalah bentuk nyata kontribusi UNPAR untuk pendidikan berkualitas, sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan,” imbuhnya lagi.

Program ini unik karena membantu semua anak. Tidak hanya mereka yang masih sekolah, tetapi juga anak-anak yang sudah berhenti sekolah. Para relawan memberikan semangat dan informasi tentang cara melanjutkan pendidikan melalui program kejar paket.

“Dukungan dari Jeffry Tan, pemilik Café Holland Spot di Tahura, sangat membantu program ini,” tambah Murni.

Anak-anak yang mengikuti program ini merasa senang. “Saya senang sekali ikut kegiatan ini. Cara mengajarnya mudah dipahami dan menarik,” kata Fida, salah satu peserta.

Baca Juga :   Indorelawan Apresiasi Kontribusi Relawan dalam Edukasi Kebencanaan

Vino, peserta lain, mengatakan, “Saya suka karena belajar sambil bermain. Rasanya tidak seperti belajar biasa.”

Setelah program selesai, hasilnya sangat menggembirakan. Dari tes sebelum dan sesudah program, sekitar 80% anak menunjukkan peningkatan dalam kemampuan berhitung. Mereka lebih paham penjumlahan, pengurangan, dan perkalian dasar.

Keberhasilan program LENTERA UNPAR membuktikan bahwa pendidikan berkualitas bisa sampai ke daerah terpencil. Program ini menjadi contoh baik bagi UNPAR untuk terus membantu anak-anak di seluruh Indonesia mendapatkan pendidikan yang layak.

Source : dndsandyra.com
Editor : Naf’iyatul Muflihah Annasihah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *