Pendampingan pengelolaan bisnis di UMKM Batika Indonesia PKM UMBY dan UPSI

UMBY dan UPSI Malaysia Kolaborasi Tingkatkan Pemasaran Digital UMKM Batik

Yogyakarta, dndsandyra.comUniversitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) semakin mengukuhkan jejaring internasionalnya melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang inovatif dan berdampak nyata. Dalam kolaborasi bersama Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia, UMBY menghadirkan pelatihan pemasaran digital untuk memberdayakan UMKM batik di Indonesia dan Malaysia.

Dipimpin oleh Dr. Audita Nuvriasari, S.E., M.M. dari UMBY bersama Titik Desi Harsoyo, S.E., M.Si., program bertajuk “Marketing Programs and Business Analysis to Improve the Business Performance of Batik SMEs in Yogyakarta and Malaysia” ini fokus pada penguatan manajemen bisnis, strategi pemasaran digital, serta inovasi produk ramah lingkungan seperti batik pewarna alam dan eco-print.

Dr. Audita menegaskan pentingnya pelatihan ini mengingat sebagian besar UMKM batik masih mengandalkan metode pemasaran konvensional.

“Kami ingin membantu para pengrajin memanfaatkan platform digital untuk memperluas pasar sekaligus mengenalkan produk batik ramah lingkungan agar lebih kompetitif di tingkat global,” ujarnya.

Baca Juga :   Youtuber Kena Pajak Penghasilan, Begini Perhitungannya

Program ini melibatkan mitra UMKM dari kedua negara, yakni Batika Indonesia dan Hijrah Creative (Yogyakarta), serta Noor Arfa Batik dan Galeri Batik Nabihah (Malaysia).

Selain pendampingan, peserta juga mendapatkan praktek langsung dalam mendesain konten digital, mengoptimalkan marketplace, dan strategi pelayanan konsumen yang responsif. Mahasiswa dari UMBY dan UPSI turut berpartisipasi, menjadikan program ini ajang belajar bersama berskala internasional.

Hasilnya sangat menggembirakan. Minat beli konsumen meningkat terutama melalui platform digital, produk baru dengan variasi eco-print berhasil menarik perhatian pasar, dan para pengrajin memperoleh pemahaman mendalam tentang manajemen usaha modern. Strategi pemasaran digital yang diterapkan juga berhasil memperluas jaringan hingga pasar ASEAN.

Baca Juga :   Edukasi Pentingnya Persiapan Masuk SD Dari Tinjauan Psikologi

Menurut Dr. Norlaile binti Salleh Hudin dari UPSI, kolaborasi ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis pelaku UMKM, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pemasaran digital.

“Pendampingan ini memotivasi pengrajin untuk lebih aktif menggunakan media sosial dan marketplace sebagai sarana penjualan,” katanya.

Lebih dari sekadar pelatihan bisnis, program lintas negara ini juga memperkuat diplomasi budaya. Batik Indonesia dan Malaysia diperkenalkan bersama sebagai produk kreatif bernilai tinggi di pasar global, mendukung reputasi akademik dan ekonomi lokal di kawasan ASEAN.

Kolaborasi UMBY dan UPSI merupakan bagian dari strategi internasionalisasi UMBY menuju visi menjadi universitas unggul di bidang sociopreneur berwawasan internasional pada 2029, dengan kerja sama akademik yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Source : dndsandyra.com
Editor : Haya Azzura Rassya

Baca Juga :   CV Erista Garden Lakukan Koordinasi Dengan Tim Matching Fund UMBY

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *