Yogyakarta, dndsandyra.com – Himpunan Mahasiswa Informatika (HIMAKA) Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) mengadakan seminar nasional front end development, pada Sabtu (04/11/2023).
Seminar ini mencakup berbagai topik, seperti bahasa pemrograman front end (seperti html, css, dan javascript), penggunaan framework dan alat bantu, praktik terbaik dalam desain UI/UX, serta tren terbaru dalam pengembangan front-end.
“Seminar ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam pengembangan antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX) dalam pembuatan situs web dan aplikasi,” jelas Ahmad Baehaqi selaku ketua HIMAKA.
Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid yaitu daring melalui Zoom dan luring di ruang 306, Kampus 2 UMBY dengan jumlah peserta 315 orang pada pukul 10.00 s/d 14.22 WIB.
Kegiatan seminar dibuka dengan sambutan yang disampaikan oleh Ahmad Baehaqi selaku Ketua HIMAKA, kemudian dilanjutkan oleh Imam suharjo, S.T., M.Eng., MCF., selaku perwakilan Kaprodi Informatika UMBY.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Budi Sulistiyo Jati, S.T., M.Eng., dan Joko Susilo, S.kom., M.Cs., sebagai pemateri pada seminar.
“Memahami dasar-dasar dari front end development, merupakan langkah awal yang penting untuk membangun antarmuka pengguna yang efektif dan menarik,” terang Budi.
Senada dengan Budi, dalam pemaparannya Joko menjelaskan beberapa keahlian yang dibutuhkan dalam membangun front end development.
“Berbagai keahlian yang dibutuhkan dalam front end development antara lain seperti html, css, javascript, responsif desain, cross-browser compatibility, optimilasisasi gambar dan kinerja, aksesibilitas, pemecahan masalah dan debugging, pemahaman tentang framework dan library front end, serta pembaruan tentang tren dan teknologi terkini,” jelas Joko.
“Penguasaan front end development mencakup kemampuan untuk secara efektif menguasai berbagai aspek pengembangan antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX) dalam pembuatan situs web dan aplikasi ini,” ungkap Ahmad Baehaqi.
Sementara itu, Imam Suharjo berpesan pada mahasiswa yang mengikuti seminar baik online maupun offline.
“Jadikanlah seminar ini sebagai penambah pengetahuan, wawasan, dan pengalaman dalam menciptakan pengguna yang unggul,karena materi seminar ini tidak ada di mata kuliah,” pesan Imam.
Source : dndsandyra.com
Editor : Haya Azzura Rassya
Related posts:

Workshop Ekonomi Kreatif KKN UST: Tingkatkan Skill Digital Marketing UMKM Desa Tanjung

FTI UMBY Adakan Webinar Tips Digital Marketing

Kurangi Penggunaan Gadget, KKN 15 UMBY Ajari Permainan Tradisional

Mahasiswa BK UMBY Jadi Juara Cipta Puisi Nasional

Beri Pemahaman Kesehatan Mental Pada Remaja, KKN 19 UMBY Gelar Psikoedukasi

Mahasiswa KKN 26 UMBY Beri Pelatihan 3P pada UMKM KWT Jasem Kidul

Hobi Menulis ? Begini Cara Mendapatkan Penghasilan

Aksi Sosial Ramadan 12 Kampus di Bandung: 250 Anak Yatim & Dhuafa Dapat Pendampingan Belajar

Peran Pola Asuh dalam Pencegahan Stunting: Mahasiswa KKN UMBY Beri Psikoedukasi



