Jakarta, dndsandyra.com – AISINDO (Asosiasi Sistem Informasi Indonesia) kembali memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.
Untuk menjawab tantangan global di era industri 4.0, AISINDO kembali mengadakan seminar nasional bertajuk Implementasi ACM/AIS IS2020: Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE), pada Sabtu (14/06/2025), pukul 09.00–12.00 WIB.
Anggit Dwi Hartanto, S.Kom., M.Kom., Wakil Direktur Kurikulum AISINDO, menekankan pentingnya OBE sebagai paradigma pendidikan masa depan.
“Fokusnya bukan pada pengajaran dosen, tetapi pada capaian mahasiswa,” ujarnya.
Seminar ini juga menyesuaikan dengan standar akreditasi LAM INFOKOM 2.0 dan Permendikbud No. 53/2023.
Implementasi kurikulum IS 2020 berbasis OBE mencakup perencanaan profil lulusan hingga evaluasi berkelanjutan.
Kraugusteeliana, M.Kom., MM., selaku moderator, menyoroti metode pembelajaran aktif seperti Project-Based Learning dan Capstone Project. Pendekatan ini mendorong pendidikan yang berpusat pada mahasiswa.
Presiden AISINDO, Tony D. Susanto, Ph.D., menegaskan bahwa transformasi kurikulum OBE mengacu pada standar global.
“Ini bukan sekadar memenuhi regulasi, tetapi juga menyetarakan lulusan dengan kualitas internasional,” jelasnya.
Materi seminar merujuk pada panduan kurikulum APTIKOM dan dokumen IS2020.
Sebagai chapter resmi Association for Information Systems (AIS), AISINDO terus berkomitmen mengembangkan akademik dan profesional di bidang sistem informasi. Melalui riset, pelatihan, dan kurikulum berstandar internasional, AISINDO siap menjawab dinamika pendidikan tinggi.
Source : dndsandyra.com
Editor : Naf’iyatul Muflihah Annasihah


