Inkubator Bisnis UMBY Beri Mentoring HKI dan Pembukuan Wirasusaha Muda

Inkubator Bisnis UMBY Bantu Wirausaha Muda Kuasai HKI dan Pembukuan

Yogyakarta, dndsandyra.com – Inkubator Bisnis Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) menyelenggarakan program mentoring bertema Pengenalan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan Pencatatan Transaksi Keuangan bagi mahasiswa calon pendiri usaha dan tenant start-up.

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Sabtu (05/07/2025), diikuti oleh para wirausahawan muda kampus yang tengah mengembangkan usahanya dan ingin meningkatkan kapasitas dalam pengelolaan keuangan serta perlindungan hukum atas aset intelektual.

Dr. Putri Taqwa Prasetyaningrum, Kepala Bagian Inovasi HKI UMBY, membuka acara dengan menekankan pentingnya perlindungan hukum sejak tahap ide.

Pada sesi HKI, peserta diajak memahami prosedur pendaftaran merek, hak cipta, dan rahasia dagang. Tujuannya agar produk kampus memiliki daya saing berkelanjutan.

Baca Juga :   Mahasiswa KKN 74 UMBY Ajari Masyarakat Dusun Candran Cara Buat Pestisida Nabati

Sementara itu, sesi keuangan dipandu oleh Azfa Mutiara Ahmad Pabulo, akuntan publik dan mentor inkubator. Peserta diajarkan menyusun neraca hingga menginput transaksi riil menggunakan aplikasi SI APIK Desktop dari Bank Indonesia.

Latihan praktis menggunakan kasus Usaha Piscok Super Mr Pabulo menunjukkan pentingnya pencatatan harian yang disiplin. Hal ini berdampak pada laporan laba-rugi dan arus kas yang akurat.

“Kami ingin ide kreatif mahasiswa tidak hanya terlindungi secara legal, tetapi juga terukur secara finansial,” tegas Azfa.

Baca Juga :   Mahasiswa KKN 34 UMBY Sosialisasikan Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga

Program ini diharapkan dapat memperkuat pondasi bisnis para wirausaha muda. Dengan pemahaman HKI dan pembukuan yang baik, mereka siap bersaing di pasar global. UMBY terus berkomitmen mendukung inovasi mahasiswa melalui pendampingan berkualitas.

Source : dndsandyra.com
Editor : Haya Azzura Rassya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *